Survei Lingkungan Belajar

Writer by Adam Bewok
Selasa, 9 Agustus 2022

Sejak 2021, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim resmi mengganti Ujian Nasional (UN) menjadi Asesmen Nasional (AN).
Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2022 akan dimulai pada September 2022.
Dilansir dari laman Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek, ANBK 2022 adalah program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kemdikbud untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan.

Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah.
Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar mengajar dan iklim satuan pendidiikan yang mendukung pembelajaran.

Di dalam Peraturan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayan, Riset, dan Teknologi Nomor 030/H/PG.00/2021 Tentang Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Asesmen Nasional Tahun 2021, Survei Karakter adalah pengukuran terhadap sikap, kebiasaan, nilai-nilai (values) berdasarkan enam aspek Profil Pelajar Pancasila.

Ada pun keenam aspek Profil Pelajar Pancasila tersebut seperti beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia; berkebinekaan global; gotong-royong; mandiri; bernalar kritis; dan juga kreatif. Keenam Profil Pelajar Pancasila ini yang akan diukur apakah sudah diterapkan atau belum oleh peserta didik.
Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Surver KArakter, dan Surver Lingkungan Belajar.

1. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM);
merupakan penilaian yang mengukur kemampuan dalam literasi membaca dan numerasi (menghitung) sebagai aspek penilaian kognitif.

2. Survei Karakter (SK);
merupakan penilaian terhadap karakter, sikap, sampai nilai-nilai kebiasaan sebagai salah satu aspek belajar no-kognitif.

3. Survei Lingkungan Belajar (SLB);
merupakan penilaian terhadap iklim belajar dari siswa dan siswi di seluruh Indonesia. Hal ini termasuk bagaimana interaksi yang terjadi antara pengajar dengan murid sampai situasi yang menunjang pembelajaran.

Dan hari ini , Kepala SMK Negeri 10 Kota Bekasi memerintahkan kepada 25 perwakilan dari para pendidik untuk mengisi Survei Lingkungan Belajar sebanyak 144 pertanyaan.